Kondisi lereng yang tidak stabil menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah dengan kontur tanah berbukit dan curam. Erosi akibat aliran air hujan serta pergerakan tanah dapat menyebabkan kerusakan pada lereng dan mengancam infrastruktur di sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan metode perlindungan lereng yang tepat untuk menjaga kestabilan tanah dan mengurangi risiko kerusakan.

Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan bronjong (gabion). Bronjong merupakan struktur yang terbuat dari anyaman kawat berbentuk keranjang dan diisi dengan batuan. Struktur ini berfungsi untuk menahan material tanah, melindungi lereng dari erosi, serta membantu menjaga kestabilan area di sekitarnya. Selain memiliki struktur yang kuat dan fleksibel, bronjong juga memiliki rongga di antara susunan batuannya sehingga memungkinkan air mengalir dan membantu mengurangi tekanan air di belakang struktur.

Penerapan bronjong dapat dilihat pada proyek perlindungan lereng di kawasan Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Sebelum dilakukan pemasangan, kondisi lereng terlihat terbuka dengan permukaan tanah dan material batuan yang belum tertata. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko pengikisan tanah akibat aliran air serta menyebabkan ketidakstabilan pada lereng.
Setelah dilakukan pemasangan bronjong, area lereng mengalami perubahan dengan terbentuknya struktur penahan bertingkat yang tersusun dari anyaman kawat dan batuan. Struktur ini membantu menahan material tanah, melindungi permukaan lereng dari pengikisan, serta memberikan perlindungan tambahan bagi area jalan di sekitarnya.

Selain berfungsi sebagai struktur penahan, bronjong juga mendukung sistem drainase alami melalui rongga-rongga di antara batuannya. Hal ini memungkinkan air mengalir melewati struktur sehingga dapat membantu mengurangi penumpukan air dan tekanan hidrostatis di belakang bronjong.
Penggunaan bronjong menjadi salah satu alternatif solusi dalam perlindungan lereng, khususnya pada area dengan kondisi topografi yang menantang. Dengan perencanaan dan pemasangan yang sesuai kondisi lapangan, struktur bronjong dapat membantu meningkatkan stabilitas lereng, mengurangi risiko erosi, serta mendukung perlindungan infrastruktur dalam jangka panjang.
