Pembangunan infrastruktur di kawasan Mandalika terus berkembang dengan memperhatikan aspek keamanan, fungsi, dan keberlanjutan lingkungan. Salah satu bagian penting dalam pembangunan infrastruktur kawasan adalah menjaga kestabilan serta melindungi area lereng dari potensi erosi.
Salah satu solusi yang diterapkan adalah Geomat Jaring Kawat, yaitu sistem perlindungan lereng yang membantu menjaga permukaan tanah dari pengikisan akibat aliran air dan kondisi lingkungan. Struktur geomat dan jaring kawat berfungsi menahan serta melindungi lapisan permukaan lereng, sekaligus memberikan kondisi yang mendukung pertumbuhan vegetasi.

Seiring waktu, vegetasi mulai tumbuh di antara dan di atas lapisan geomat, sehingga permukaan lereng perlahan menjadi lebih hijau dan menyatu dengan lingkungan di sekitarnya. Pertumbuhan tanaman ini menjadi bagian penting dalam proses perlindungan lereng secara alami.

Akar tanaman dapat membantu mengikat partikel tanah, sementara vegetasi yang menutupi permukaan lereng membantu mengurangi dampak langsung air hujan terhadap tanah. Dengan demikian, perpaduan antara Geomat Jaring Kawat dan pertumbuhan vegetasi dapat menciptakan sistem perlindungan lereng yang tidak hanya fungsional, tetapi juga lebih terintegrasi dengan kondisi lingkungan.
Seiring bertambahnya vegetasi, tampilan lereng juga berubah dari permukaan yang didominasi material geosintetik menjadi area yang semakin hijau. Hal ini membuat perlindungan lereng dapat berpadu dengan lanskap alami kawasan Mandalika.

Dalam Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP) di Mandalika, Lombok, penerapan Geomat Jaring Kawat menjadi salah satu pendekatan dalam mendukung perlindungan area lereng sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dari perlindungan lereng hingga tumbuhnya vegetasi, Geomat Jaring Kawat menjadi bagian dari proses membangun infrastruktur yang selaras dengan lingkungan.