{"id":3828,"date":"2025-08-12T05:16:46","date_gmt":"2025-08-12T05:16:46","guid":{"rendered":"https:\/\/geolexa.com\/?p=3828"},"modified":"2025-08-12T05:20:43","modified_gmt":"2025-08-12T05:20:43","slug":"geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/geolexa.com\/id\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/","title":{"rendered":"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah"},"content":{"rendered":"<p>Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut, termasuk proyek strategis&nbsp;<strong>Tol IKN Seksi 6A<\/strong>, yang menjadi salah satu jalur penting untuk mendukung mobilitas dan konektivitas kawasan inti pemerintahan baru. Salah satu teknologi yang digunakan dalam konstruksi jalan ini adalah&nbsp;<strong>pemasangan geotextile woven<\/strong>&nbsp;pada lapisan dasar (subgrade).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"3829\" src=\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3829\" srcset=\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-300x225.jpeg 300w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-768x576.jpeg 768w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-16x12.jpeg 16w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Geotextile woven<\/strong>&nbsp;adalah material sintetis berbentuk lembaran yang terbuat dari serat polipropilena atau poliester yang ditenun (woven) membentuk struktur yang kuat dan stabil. Berbeda dengan&nbsp;<strong>geotextile non-woven<\/strong>&nbsp;yang diproduksi dengan metode pengikatan serat tanpa tenunan, geotextile woven memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi dan stabilitas dimensi yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, geotextile woven digunakan pada konstruksi jalan, jembatan, pelabuhan, serta proyek-proyek infrastruktur lain yang memerlukan penguatan tanah dasar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-3-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3830\" srcset=\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-3-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-3-300x225.jpeg 300w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-3-768x576.jpeg 768w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-3-16x12.jpeg 16w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-3.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Penggunaan geotextile woven pada proyek Tol IKN 6A memberikan berbagai keuntungan teknis, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Perkuatan Tanah Dasar (Reinforcement), Geotextile woven membantu memperkuat lapisan tanah dasar dengan menyalurkan beban lalu lintas secara merata, sehingga mencegah terjadinya penurunan (settlement) yang tidak merata.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemisahan Lapisan (Separation), Material ini berfungsi sebagai pemisah antara lapisan tanah asli (subgrade) dengan agregat timbunan, sehingga menghindari bercampurnya material dan menjaga kualitas struktur jalan.<\/li>\n\n\n\n<li>Stabilisasi Tanah Lunak, Pada area dengan kondisi tanah lunak atau gambut, geotextile woven mampu meningkatkan daya dukung tanah, sehingga kendaraan konstruksi dapat beroperasi tanpa menyebabkan kerusakan parah pada permukaan kerja.<\/li>\n\n\n\n<li>Efisiensi Biaya Konstruksi, Dengan penggunaan geotextile woven, ketebalan timbunan agregat dapat dikurangi tanpa mengorbankan kekuatan, sehingga menekan biaya material.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.40-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3831\" srcset=\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.40-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.40-300x225.jpeg 300w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.40-768x576.jpeg 768w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.40-16x12.jpeg 16w, https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.40.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pemasangan&nbsp;<strong>geotextile woven<\/strong>&nbsp;pada proyek&nbsp;<strong>Tol IKN 6A<\/strong>&nbsp;merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan umur panjang konstruksi jalan. Dengan fungsi utama sebagai pemisah, perkuat, dan penstabil tanah dasar, material ini tidak hanya membantu mempercepat proses konstruksi, tetapi juga menghemat biaya jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan teknologi ini menjadi bukti bahwa pembangunan IKN tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga memperhatikan aspek teknis dan keberlanjutan infrastruktur.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut, termasuk proyek strategis&nbsp;Tol IKN Seksi 6A, yang menjadi salah satu jalur penting untuk mendukung mobilitas dan konektivitas kawasan inti pemerintahan baru. Salah satu teknologi yang digunakan dalam konstruksi jalan ini adalah&nbsp;pemasangan geotextile woven&nbsp;pada lapisan dasar (subgrade). Geotextile woven&nbsp;adalah material sintetis berbentuk lembaran yang terbuat dari serat polipropilena atau poliester yang ditenun (woven) membentuk struktur yang kuat dan stabil. Berbeda dengan&nbsp;geotextile non-woven&nbsp;yang diproduksi dengan metode pengikatan serat tanpa tenunan, geotextile woven memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi dan stabilitas dimensi yang baik. Secara umum, geotextile woven digunakan pada konstruksi jalan, jembatan, pelabuhan, serta proyek-proyek infrastruktur lain yang memerlukan penguatan tanah dasar. Penggunaan geotextile woven pada proyek Tol IKN 6A memberikan berbagai keuntungan teknis, antara lain: Pemasangan&nbsp;geotextile woven&nbsp;pada proyek&nbsp;Tol IKN 6A&nbsp;merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan umur panjang konstruksi jalan. Dengan fungsi utama sebagai pemisah, perkuat, dan penstabil tanah dasar, material ini tidak hanya membantu mempercepat proses konstruksi, tetapi juga menghemat biaya jangka panjang. Penggunaan teknologi ini menjadi bukti bahwa pembangunan IKN tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga memperhatikan aspek teknis dan keberlanjutan infrastruktur.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":3832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[25,26,1],"tags":[],"class_list":["post-3828","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-geotextile","category-geotextile-woven","category-post"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah - Geolexa<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/geolexa.com\/id\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah - Geolexa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut, termasuk proyek strategis&nbsp;Tol IKN Seksi 6A, yang menjadi salah satu jalur penting untuk mendukung mobilitas dan konektivitas kawasan inti pemerintahan baru. Salah satu teknologi yang digunakan dalam konstruksi jalan ini adalah&nbsp;pemasangan geotextile woven&nbsp;pada lapisan dasar (subgrade). Geotextile woven&nbsp;adalah material sintetis berbentuk lembaran yang terbuat dari serat polipropilena atau poliester yang ditenun (woven) membentuk struktur yang kuat dan stabil. Berbeda dengan&nbsp;geotextile non-woven&nbsp;yang diproduksi dengan metode pengikatan serat tanpa tenunan, geotextile woven memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi dan stabilitas dimensi yang baik. Secara umum, geotextile woven digunakan pada konstruksi jalan, jembatan, pelabuhan, serta proyek-proyek infrastruktur lain yang memerlukan penguatan tanah dasar. Penggunaan geotextile woven pada proyek Tol IKN 6A memberikan berbagai keuntungan teknis, antara lain: Pemasangan&nbsp;geotextile woven&nbsp;pada proyek&nbsp;Tol IKN 6A&nbsp;merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan umur panjang konstruksi jalan. Dengan fungsi utama sebagai pemisah, perkuat, dan penstabil tanah dasar, material ini tidak hanya membantu mempercepat proses konstruksi, tetapi juga menghemat biaya jangka panjang. Penggunaan teknologi ini menjadi bukti bahwa pembangunan IKN tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga memperhatikan aspek teknis dan keberlanjutan infrastruktur.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/geolexa.com\/id\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Geolexa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-12T05:16:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-12T05:20:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin admin\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/person\/3063de73085867ee19a7d7a09215e94f\"},\"headline\":\"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah\",\"datePublished\":\"2025-08-12T05:16:46+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-12T05:20:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/\"},\"wordCount\":306,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg\",\"articleSection\":[\"geotextile\",\"Geotextile Woven\",\"Post\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/\",\"url\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/\",\"name\":\"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah - Geolexa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-08-12T05:16:46+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-12T05:20:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/geolexa.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/geolexa.com\/\",\"name\":\"https:\/\/geolexa.com\/\",\"description\":\"Your Trusted Partner in Geotechnical Solution\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/geolexa.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#organization\",\"name\":\"PT. Geolexa Acuan Sejahtera\",\"alternateName\":\"Geolexa\",\"url\":\"https:\/\/geolexa.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Header-01-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Header-01-1.png\",\"width\":261,\"height\":78,\"caption\":\"PT. Geolexa Acuan Sejahtera\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/person\/3063de73085867ee19a7d7a09215e94f\",\"name\":\"admin admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3eb499800a5f2da12d18469b7856709?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3eb499800a5f2da12d18469b7856709?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin admin\"},\"url\":\"https:\/\/geolexa.com\/id\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah - Geolexa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/geolexa.com\/id\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah - Geolexa","og_description":"Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut, termasuk proyek strategis&nbsp;Tol IKN Seksi 6A, yang menjadi salah satu jalur penting untuk mendukung mobilitas dan konektivitas kawasan inti pemerintahan baru. Salah satu teknologi yang digunakan dalam konstruksi jalan ini adalah&nbsp;pemasangan geotextile woven&nbsp;pada lapisan dasar (subgrade). Geotextile woven&nbsp;adalah material sintetis berbentuk lembaran yang terbuat dari serat polipropilena atau poliester yang ditenun (woven) membentuk struktur yang kuat dan stabil. Berbeda dengan&nbsp;geotextile non-woven&nbsp;yang diproduksi dengan metode pengikatan serat tanpa tenunan, geotextile woven memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi dan stabilitas dimensi yang baik. Secara umum, geotextile woven digunakan pada konstruksi jalan, jembatan, pelabuhan, serta proyek-proyek infrastruktur lain yang memerlukan penguatan tanah dasar. Penggunaan geotextile woven pada proyek Tol IKN 6A memberikan berbagai keuntungan teknis, antara lain: Pemasangan&nbsp;geotextile woven&nbsp;pada proyek&nbsp;Tol IKN 6A&nbsp;merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan umur panjang konstruksi jalan. Dengan fungsi utama sebagai pemisah, perkuat, dan penstabil tanah dasar, material ini tidak hanya membantu mempercepat proses konstruksi, tetapi juga menghemat biaya jangka panjang. Penggunaan teknologi ini menjadi bukti bahwa pembangunan IKN tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga memperhatikan aspek teknis dan keberlanjutan infrastruktur.","og_url":"https:\/\/geolexa.com\/id\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/","og_site_name":"Geolexa","article_published_time":"2025-08-12T05:16:46+00:00","article_modified_time":"2025-08-12T05:20:43+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin admin","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/"},"author":{"name":"admin admin","@id":"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/person\/3063de73085867ee19a7d7a09215e94f"},"headline":"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah","datePublished":"2025-08-12T05:16:46+00:00","dateModified":"2025-08-12T05:20:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/"},"wordCount":306,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg","articleSection":["geotextile","Geotextile Woven","Post"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/","url":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/","name":"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah - Geolexa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg","datePublished":"2025-08-12T05:16:46+00:00","dateModified":"2025-08-12T05:20:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#primaryimage","url":"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-12.04.41-1.jpeg","width":1280,"height":960},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/geolexa.com\/2025\/08\/geotextile-woven-kurangi-risiko-penurunan-tanah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/geolexa.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Geotextile Woven Kurangi Risiko Penurunan Tanah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/geolexa.com\/#website","url":"https:\/\/geolexa.com\/","name":"https:\/\/geolexa.com\/","description":"Your Trusted Partner in Geotechnical Solution","publisher":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/geolexa.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/geolexa.com\/#organization","name":"PT. Geolexa Acuan Sejahtera","alternateName":"Geolexa","url":"https:\/\/geolexa.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Header-01-1.png","contentUrl":"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Header-01-1.png","width":261,"height":78,"caption":"PT. Geolexa Acuan Sejahtera"},"image":{"@id":"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/person\/3063de73085867ee19a7d7a09215e94f","name":"admin admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/geolexa.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3eb499800a5f2da12d18469b7856709?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3eb499800a5f2da12d18469b7856709?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin admin"},"url":"https:\/\/geolexa.com\/id\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3828","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3828"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3828\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3836,"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3828\/revisions\/3836"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3828"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/geolexa.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}