{"version":"1.0","provider_name":"Geolexa","provider_url":"https:\/\/geolexa.com\/id","author_name":"admin admin","author_url":"https:\/\/geolexa.com\/id\/author\/admin\/","title":"Gunakan Geotextile: Langkah Strategis Perkuat Pondasi Jalan - Geolexa","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"8QqmQFOpxl\"><a href=\"https:\/\/geolexa.com\/id\/2025\/08\/gunakan-geotextile-langkah-strategis-perkuat-pondasi-jalan\/\">Gunakan Geotextile: Langkah Strategis Perkuat Pondasi Jalan<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/geolexa.com\/id\/2025\/08\/gunakan-geotextile-langkah-strategis-perkuat-pondasi-jalan\/embed\/#?secret=8QqmQFOpxl\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Gunakan Geotextile: Langkah Strategis Perkuat Pondasi Jalan&#8221; &#8212; Geolexa\" data-secret=\"8QqmQFOpxl\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script type=\"text\/javascript\">\n\/* <![CDATA[ *\/\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/* ]]> *\/\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/geolexa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-25-at-12.16.55-scaled.jpeg","thumbnail_width":2560,"thumbnail_height":1920,"description":"Pembangunan infrastruktur menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus menunjukkan progres yang signifikan. Salah satu tahapan penting yang sedang berlangsung adalah\u00a0pemasangan Geotextile di Jalan Tol IKN 6A, yang berfungsi untuk memperkuat pondasi jalan serta memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga dalam jangka panjang. Geotextile adalah material sintetis berbentuk lembaran yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi, khususnya jalan dan tanah. Fungsinya antara lain sebagai lapisan pemisah, perkuatan, filtrasi, dan drainase. Dengan karakteristiknya yang kuat namun tetap memiliki pori-pori, geotextile mampu menahan pergerakan partikel tanah sekaligus memungkinkan air tetap mengalir. Pada lokasi Jalan Tol IKN 6A, pemasangan geotextile dilakukan dengan tahapan yang terukur, dimulai dari persiapan lahan, pemerataan tanah dasar, hingga pemasangan lapisan geotextile sebelum agregat timbunan dituangkan di atasnya. Setiap tahap dilakukan secara hati-hati untuk memastikan geotextile terpasang rapi, tidak terlipat, dan berfungsi maksimal. Kehadiran geotextile pada proyek ini tidak hanya memperkuat pondasi jalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan\u00a0infrastruktur yang andal, modern, dan berkelanjutan. Dengan teknologi ini, Jalan Tol IKN 6A diharapkan mampu melayani mobilitas masyarakat dan logistik dengan lebih baik, sekaligus mendukung konektivitas menuju Ibu Kota Negara baru."}